Keracunan Sampah Plastik-Artikel Perubahan Iklim


Sampah Biasa vs Sampah Plastik

Bak benang yang tak memiliki ujung pangkal, pembahasan soal sampah memang tak ‘kan pernah ada habis-habisnya. Kehadirannya saja sudah menghantui planet ini, belum lagi efek samping yang ditimbulkannya di kemudian hari. Benar bukan?

Umumnya sampah dibagi ke dalam dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik adalah jenis sampah yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan mudah mengalami proses daur ulang (re-cycle) sedangkan sampah anorganik adalah kebalikan dari sampah organik yang mana ia adalah jenis sampah yang terdiri atas unsur yang tidak dapat diproses secara alami. Sampah plastik termasuk ke dalam jenis sampah anorganik jika dikategorikan menurut sifat penyusunnya.



Korporasi telah menciptakan monster plastik yang menghancurkan bumi. Lebih dari 90% plastik yang diproduksi tidak pernah didaur ulang, namun korporasi berencana untuk meningkatkan produksi kemasan plastik secara drastis. Di tahun 2050, diperkirakan akan ada 12 miliar ton sampah plastik yang mencemari lingkungan (dikutip dari laman www.greenpeace.org).


Sejauh ini ada tidak perbedaan yang terlalu jauh antara sampah plastik dengan sampah-sampah yang lain pada umumnya. Mereka sama-sama sampah, namun ada perbedaan dalam beberapa aspek tertentu, yakni dalam hal sifat, kekurangan, maupun kelebihannya.

Sifat Sampah Plastik  

Sampah plastik dicap sebagai sampah yang paling buruk dan tidak ramah lingkungan, mengingat sifatnya yang memerlukan waktu hingga ratusan tahun untuk terurai dengan tanah dan mengandung beberapa zat-zat yang berbahaya apabila sampai dikonsumsi oleh makhluk hidup.

Kekurangan Sampah Plastik


Tidak ada sesuatu yang sempurna, begitu juga soal sampah plastik. Seperti yang sudah kita ketahui, kekurangan yang dimiliki oleh sampah plastik di antaranya:

·         tidak mudah didaur ulang (re-cyle)

·         mencemari lingkungan hidup

·         mengandung zat-zat berbahaya

·         membunuh makhluk hidup

Kelebihan Sampah Plastik

Selain memiliki kekurangan, ternyata ada juga sedikit kelebihan yang dimilikinya yaitu soal daya tahan (durability). Daya tahannya benar-benar luarbiasa terhadap pelapukan. Dengan kata lain ia benar-benar lebih awet & tahan lama bila dibandingkan dengan sampah sejenisnya di segala kondisi dan cuaca. 


Bagi kalian yang kreatif, kalian dapat memanfaatkan sampah (plastik) yang tak terpakai untuk disulap menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi, seperti pot tanaman, tempat sampah, kotak pensil dan lain sejenisnya. Namun ada satu hal yang perlu diingat lagi, diperlukan juga tata cara pengolahan yang baik & tepat sasaran, agar tidak terjadi over-production.

Akhir Kata

Selain tidak sedap dipandang oleh mata dan menimbulkan bau yang melukai hidung, sampah-sampah jenis tertentu juga dapat merusak unsur hara tanah. Maka dari itu, BUANGLAH SAMPAH SESUAI PADA TEMPATNYA!

Saya sudah berbagi pengalaman soal perubahan iklim. Anda juga bisa berbagi dengan mengikuti lomba blog “Perubahan Iklim” yang diselenggarakan KBR (Kantor Berita Radio) dan Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN). Syaratnya, bisa anda lihat di SINI. #PerubahanIklimKBR #SampahAncamanBumi


Post a Comment

Previous Post Next Post